Ilustrasi


BOJONEGORO (SurabayaPost.id) - SLK, oknum perangkat desa Sambong diarak oleh warganya ke Polsek Ngasem, Bojonegoro. SLK diduga kuat telah berbuat asusila dengan warganya yang berstatus janda.

Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya, jika SLK telah beberapa kali berbuat asusila dengan warganya sendiri yang berstatus janda.

"Kami sudah mengetahui lama terkait perbuatan asusila yang dilakukan oleh SLK, namun kami diamkan," ujarnya.

Lama-lama tak kuat perbuatan asusila yang dilakukan oleh pelaku, akhirnya warga menangkap tangan SLK. Lalu pelaku dibawa ke Polsek Ngasem.

Kepala Desa Sambong, Puji Hartono melalui sambungan telepon saat di konfirmasi mengiyakan atas perbuatan yang dilakukan oleh oknum perangkatnya.

Lebih jauh Kades Puji mengatakan jika kasus tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan bahwa ia meminta petunjuk kepada pihak Camat dan apa sanksi yang akan dilakukan oleh Desa pihaknya akan minta petunjuk dari Kecamatan.

"Terkait dengan hal tersebut, kami sudah komunikasikan ke pihak Kecamatan untuk meminta petunjuk lebih lanjut kami masih menunggu saran," ungkapnya.

Camat Ngasem, Machmudin saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp tidak membantah terkait informasi tersebut.

Menurutnya, terkait kejadian tersebut pihaknya sudah menerima surat laporan dari pihak Desa, namun masih dipelajari.

Sesudahnya, menurut Machmudin, surat tersebut langsung disampaikan oleh PJ Bupati Bojonegoro, Supriyanto.

"Saat ini kita telah mempelajari kasusnya dan nantinya akan kita proses dengan klarifikasi terlebih dahulu," pungkasnya.

(ndo/jun)