Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Rakhmad Wahyu (kiri) bersama Kajari Amran Lakoni di suatu acara beberapa waktu lalu.


MALANG (SurabayaPost.id) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang bakal memeriksa 30 saksi. Pemeriksaan tersebut terkait soal aset Pemkot Malang untuk tersangka Leonardo Wiebowo Soegio.

Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Rakhmad Wahyu mengungkapkan hal itu Jumat (10/8/2018). Meski begitu dia menegaskan bila untuk sementara ini ada 14 saksi yang bakal diperiksa.

“Itu setelah memeriksa 16 saksi sebelumnya. Jadi total bisa mencapai 30 saksi yang kami periksa untuk mendalami kasus aset Pemkot Malang yang dijual pada pihak ketiga,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, Kejari Kota Malang menetapkan Leonardo Wiebowo Soegio sebagai tersangka. Itu terkait aset Pemkot Malang di Jl. Brigjen Slamet Riyadi, Kelurahan Oro - Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Para saksi yang sudah diperiksa di antaranya Camat Klojen, Agus Subali, Staf Kecamatan Klojen, Irianto. Selain itu, mantan Lurah Oro-Oro Dowo, Imam Subagio dan mantan pejabat Badan Pertahanan Kota Malang Heni serta Lurah Oro-Oro Dowo, Krisman S. Makanya, tim penyidik Kejari Malang memeriksa para saksi.

Termasuk pemeriksaan yang akan dilakukan pada Senin (13/8/2018) terhadap 4 orang saksi. Setelah itu, kata dia, pada hari Selasa (14/8/2018) ada 5 orang saksi. Kemudian pada hari Kamis (16/8/2018) ada sebanyak 4 saksi.

"Saat ini sudah diperiksa 16 saksi untuk tersangka Leonardo dan berikutnya 14 saksi lagi kami mintai keterangannya," kata Kasi Pidsus, Rakhmad Wahyu.

Pemeriksaan 14 saksi itu, kata dia, dari pihak Pemkot dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang. Diharapkan saksi yang dipanggil pada pekan depan itu juga kooperatif seperti para saksi lainnya yang telah diperiksa Kejari sebelumnya. "16 saksi yang kami periksa pada bulan lalu, semuanya kooperatif dalam memberikan keterangan sesuai fakta,"  bebernya.

Untuk itu, Wahyu pun berharap agar saksi yang dipanggil pada pekan depan juga kooperatif. Ketika disinggung kemungkinan ada tersangka lainnya, Wahyu tidak menampik.

"Tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain. Tapi saat ini kami masih fokus pemeriksaan para saksi untuk satu tersangka Leonardo," jelas dia sembari berharap kasus tersebut segera tuntas dalam waktu yang singkat. (lil/ah)